Check out KLM – Fill a Plane – Promote your plane

Hi,

I want you to take a look at : KLM – Fill a Plane – Promote your plane

Just Join Me…

Amelia Masniari

Komentar bertahan »

MISS JINJING

MISS JINJING

This is my first book… MISS JINJING….

Coming soon, mid of November 2008

Part of novel and part of my memoir

Penerbit, Gagas Media

Author, Amelia Masniari

On line Sale will be available included shipping and authograph from

http://beesem.multiply.com


Cheers,


Amelia Masniari


Komentar bertahan »

APA SIH YANG TIDAK ADA PALSUNYA DI CHINA

Well dear… saya bingung juga yah mengenai penulisan kali ini.. tar dituduh menghina suatu bangsa…, padahal sebenarnya ini malah justru kekaguman…. ga percaya??? saya baru saja bikin daftarnya… dan hasilnya saya justru tercengang dibuatnya… Ini bukan berarti saya setuju dengan barang palsu… tapi coba ambil sisi positifnya? Berapa milyar orang yang hidup dari industri fake di China… No wonder China enggan jadi anggota WTO ( world trade organization ) karena lebih memikirkan nasib rakyatnya…

Setiap saja membaca buku panduan travelling, seperti Lonely Planet atau Fodors yang mereka bahas adalah barang-barang fake… ( apa bule suka fake juga ya ??? ) Jawabannya: yes… kalau anda jalan-jalan di GZ , pasti terkaget-kaget lihat banyak bule ( entah dari mana saja ) borong fake sampai banyak sekali, karena dengan uang mereka, sedikit bisa beli amat sangat buanyak sebanyak sekali dehhhhhh…. heheheheheh

01. Leather Goods ( tas, dompet, ikat pinggang, dll )….

Jika ada waktu, sempatkan ke Guangzhou, sebagai pusat industri leather di China…. anda akan sangat kaget dibuatnya… tersedia palsunya high end brand dari kualitas super abal-abal sampai yang paling super duper premium… ( superlatives banget ga sih… ). Dan lebih anehnya lagi, suatu model baru keluar di runway fashion show musim dingin di Paris… fake nya sudah ada di GZ lebih dulu dari di counter resminya….

02. Garment

Segala macam bentuk garment, dari baju bayi sampai orang dewasa mau merek apa saja ada di sana,tinggal bilang!!!

03. Sepatu

Dulu Indonesia pembuat sepatu terbaik di dunia, tapi kalah berkompetisi dengan China karena tidak bisa menekan ongkos produksi… Sekarang sepatu merek apa saja pasti ada tembakannya di setiap kota besar di China.

04. Obat-obatan….

Ini sebenarnya menurut saya jahat sekali. Makanya Lonely Planet sama sekali tidak menganjurkan beli obat-obatan di tempat-tempat yang tidak dapat dipertangggung jawabkan selama di China. Jika dijual cula badak, kebanyakan tanduk kerbau, kumis harimau yang katanya bisa buat obat, juga bohongan… bingung deh saya !!!….

05. HP dan Spare Partnya

Anda pernah lihat ga? Hp 3G Nokia, tapi dalamnya Hp Cina? Saya mau pingsan dan saya pernah ditawarkan, mau satu container pun bisa…!!! dan HP seperti ini banyak sekali beredar di Indonesia…

06. Batu-batuan

Coba saudara bayangkan??? batu saja dipalsukan… bukan sembarang batu.. tapi batu-batu semi dan precious stone….

07. Spare Part Mobil dan Motor

Ini mah cerita basi!!! tapi sudah memasuki taraf mengkhawatirkan di Indonesia

08. Sepeda

Sepeda-sepeda balap banyak sekali palsunya.. saya pernah lihat tokonya di China… Untung saya tidak hobby balap sepeda, jadi tidak stress lihatnya.

09. Mainan

Saya pernah lihat grosir mainan di China , saya benar-benar pusing dibuatnya… Sudah tidak bisa lagi dibedakan mana asli dan mana palsu.

10. Laptop

Anda pernah lihat Vaio dan Haier made in China? Saya mau pingsan karena harganya sangat murah dibandingkan aslinya.

11. Barang antik

Lonely Planet berani memastikan tidak ada lagi barang antik diatas usia 100 tahun, karena hampir dipastikan palsu atau bahasa halusnya replika.

12. Uang Palsu

Banyak banget dan kebanyakan pecahan 50 dan 100 yuan… hati-hati yah !!!…

13. Kosmetik ( termasuk parfum )

Ini juga serem banget dan berbahaya banget… karena katanya yang palsu palsu itu tidak dapat dipertanggung jawabkan dan banyak sekali mengandung merkuri.

14. Air Mineral

Emang dasar…. air minum saja sampai dipalsukan… huh… sebel… bikin cemas saja… makanya saya selalu bawa minuman dari hotel.

15. Baterei

Lonely Planet memperingatkan untuk hati-hati membeli batere di China, karena selain banyak palsu dan juga tidak ramah lingkungan… Saya bukan pakar ekologi… tapi yah nurut saja dikasih tahu…

16. Makanan

Nah bingungkan…. ??? mereka bisa loh bikin daging boongan bakai gelatin yang rasa dan aromanya mirip daging beneran… hihhhhhhhhh sereeeeeeemmmm !!!

17. Jam

Semua jenis jam, mau weker, jam tangan, jam dinding sampai jam kuku semua ada merek palsunya. Dan mursidahhhhhhhhhhhhhhhh buanget…Jam tangan yang harga Rp. 5.000 kayak kacang goreng… ampyun..ampyun..Beberapa tahun yang lalu jam tangan high end brand asli terlihat dari kaca gembungnya, namun sekarang teknologi China sudah bisa bisa juga memanipulasinya…. hebat juga yah..

18 Capeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee deeeeeeeeeeeeehhhhh saya…… Mungkin tinggal manusia itu sendiri kali yang belum bisa dipalsukan di China…. hehehehe… atau udah kali ya???? kita saja yang ga tahu…. hehehehehehhehehee

Tulisan ini bukan untuk nakut-nakutin supaya orang ga pergi ke China… Ke China tuh enak banget kok…. selain indah dan banyak hal-hal yang menarik… cuma memang menuntut kita untuk lebih hati-hati jika berada di sana….

Komentar (2) »

BENARKAH ORANG INDONESIA GILA BELANJA?

Yep… bener banget… nget…nget…

Untuk kalangan menengah ke atas yang menurut SRI jumlahnya tidak lebih dari 10 % ( perkiraan saya sih 25 juta orang dari +/- 250 juta penduduk tapi artinya sebanyak penduduk singapura kah !!! ) , memang sudah terbukti orang Indonesia gila belanja….

Survey Singapore Tourisme Board ( STB 07), pengunjung Singapore Great Sale terbesar adalah orang Indonesia. Makanya ga usah heran tiap hari iklan Uniquely Singapore setiap hari setengah halaman menggoda orang Indonesia, tua dan muda di koran KOMPAS. Coba kita lihat Orchard Road saat Singapore Great Sale , pasti lebih mirip serasa berada di PIM dari pada berada di Singapura. Penuh dengan orang berbahasa Indonesia dan berlogat lu-gue di Orchard.

Makanya tidak usah heran jika kita melihat orang Singapore, Thailand dan China melihat orang Indonesia terutama ibu-ibu seperti melihat ATM berjalan… Orang Indonesia di China terkenal sangat generous dan tidak terlalu sering menawar harga… jadi mereka senang kalau lihat orang Indonesia, malah kalau kita lewat sering di panggil Miss … miss Indonesia, let’s have a look… heheheeee…

Dan lebih parahnya lagi, orang Indonesia di Saks Fifth Avenue , Barney dan Bergdorf Goodman di New York , ternyata amat sangat ngetop sekali…. Pernah saya ke gerai Chanel di SFA , beauty assistant nya ketika saya tahu orang Indonesia , bisa bilang begini Mrs XXX baru aja tadi dari sini jam 11 pagi… atau sales assistant chanel di BGM bisa bilang dengan sangat fasih nama Mrs Titi Soeharto seminggu yang lalu habis beli tas model XXX di sini… ( alamak… saya kan tidak sekelas Madame Titi Soeharto )…

Pernah Boutique Etienne Aigner di Muenchen mengalami kehebohan gara-gara seorang Ibu Pejabat Indonesia setingkat menteri beserta rombongannya, datang memborong ( si ibu itu sendiri membeli 80 potong tas Aigner belum termasuk yang dibeli ” para dayang-dayangnya “, Guess What… butik Aigner hari itu sampai kehabisan barang dan minta diambil dari gudang lagi). Ketika ditanya dengan entengnya ibu itu menjawab, untuk oleh-oleh keluarga di Kampung… “Jangan Gila dong…” can u imagine… jika tas Aigner satu bijinya paling murah 8 juta , kalau 80 biji kan 640 juta rupiah… hanya untuk oleh-oleh ??? Padahal sebelum ke Muenchen, mereka terlebih dulu ke Paris, dan dilaporkan mengacak-ngacak butik Hermes ( di Hermes, rombongan yang berjumlah 10 orang + ajudan dilaporkan memborong setidaknya 40 Birkin dan Kelly Bag, mauuuuuuuu…… ) dan Chanel di sana.

Based in Information Sales Assistant di Hermes, salah satu kolektor Tas Hermes terlengkap di Dunia adalah seorang Ibu pejabat setingkat menteri di Indonesia ( bukan socialite, jadi percuma saja anda menebak-nebak ). Beliau mempunyai koleksi Tas Hermes yang tergolong sangat lengkap dari segi model dan warna… Diperkirakan beliau memiliki paling tidak 30 pcs, coba bayangkan jika harga Hermes rata-rata 50 juta/pcs , artinya nilai koleksinya minimal 1,5 Milyar… ( gila bo… hanya tas loh !!!!!).

Seorang istri mantan gubernur yang sekarang di penjara, pernah dikabarkan pelanggan setia Chanel di Singapura. Menurut sales assistantnya, Beliau beli tas Chanel seperti beli french fries.. alias banyak dan enteng banget kelihatannya…

Dalam perjalanan pulang dari Belanda menuju Indonesia, saat saya menguangkan Global Tax Refund ( GTR ) di Schipol, saya bertemu dengan seorang anggota DPR RI ( dengan selingkuhan donk… ) sedang melakukan hal yang sama. Tapi yang membuat mata saya terbelalak, GTR yang dia terima 3000 euro ( 36jt ), setelah saya hitung, jika GTR 10 % ( di Paris 19,6 % ) berarti nilai belanja bapak itu setara dengan 360juta… ( 1 trip loh… ) itu yang ketauan loh…??? yang ga ketauan ??? ckckckcc… belanja apa aja pak ???? yang kelihatan sih … selingkuhannya membawa beberapa shopping bag Chanel dan Louis Vuitton , dan Bapak itu mengenakan jaket Hermes yang nampak sekali masih baru…. hebat ya orang Indonesia….

Di Singapura saya melihat seorang pengacara keluarga cendana berambut putih ( silahkan tebak lah… ), tengah bermesraan bersama selingkuhannya yang ABG ( pakai mini short dan tank top putih ) didalam butik Guess, tengah menyelesaikan pembayaran barang-barang yang dibeli selingkuhannya ( dengan kartu kredit platinum , of course… ), yang saya lihat sih, ” ayam kecil ” itu membeli koper Guess ( sialan… yang saya kepengen lagi… jadi illfeel dah… ), beberapa jeans, short, kaos, cardigan dan sendal platform yang super tinggi…

Bukan orang Indonesia dewasa saja yang jago belanja, anak-anak dan remaja nya juga udah jago belanja… coba saja lihat kelakuan mereka saat weekend di Singapura. Sasaran mereka ZARA, MANGO, TOPSHOP, BEBE…. dan mereka ( selalu bergerombol ) tidak membeli seorang 1 pcs, tiap orang beli banyak…nyak…nyak… Kadang saya berpikir, berapa sih uang saku mereka ??? soalnya pada saat saya seumur mereka saya belum ngerti yang namanya SHOPPING….. Pernah di ANYA HINDMARCH , PARAGON , Singapura , saya melihat dua orang anak ABG yang saya jamin umurnya tak lebih dari 17 tahun sedang memborong tas-tas ANYA yang memang cute habis… beli satu saja saya harus ngurangin uang jajan di starbuck 6 bulan… hehehe…. Saya juga pernah melihat seorang anak jendral TNI angkatan darat sedang memborong nyaris semua warna nail polish Sephora di Takashimaya..

Bukan hanya di luar negeri saja, di dalam negeri orang Indonesia juga gila belanja… kayaknya justru yang mahal dan paling mahal yang diminati orang. Maklum, soalnya kan prestige membelinya… Biar kata krisis, tetap saja brand-brand International yang mahal itu masuk ke Indonesia ( CHLOE, CHANEL-coming soon in Grand Indonesia Jakarta , etc…). Yang lebih anehnya lagi , yang gila dan setan belanja itu justru bukan dari kalangan pengusaha atau profesional , melainkan kalangan praktisi hukum ( pengacara ) dan istri-istri pejabat negara yang nota bene kita tahu lah sebenarnya berapa sih gaji resmi suami-suami mereka… tapi kok kebeli juga ya barang-barang ultra luxurious itu ( yang harga barangya bisa ngasih makan orang sekecamatan satu minggu…). Melihat mereka berbelanja seperti melihat ikan hiu yang sedang menerkam mangsanya dengan ganas dan seakan tidak akan pernah berhenti ( karena duitnya ga habis-habis )… hehehe…

FIY… : Saya tidak anti kemapanan dan tidak anti kemewahan. Saya suka juga kok barang mewah. Tulisan ini hanya sekadar pemikiran saja tanpa maksud menyindir atau menyinggung orang , kalangan atau organisasi tertentu.

Best Regards…

Amy

Komentar (6) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.